
Pertanyaan Seputar Nano Coating (FAQ)
Temukan jawaban atas pertanyaan yang paling sering ditanyakan seputar perawatan cat mobil Anda.
1. Apa itu Nano Ceramic Coating?
Nano Ceramic Coating adalah proses pengaplikasian cairan pelindung berbahan dasar silika atau kaca berukuran nano ke permukaan cat mobil. Cairan ini akan mengeras dan menyatu dengan pori-pori cat, membentuk lapisan bening super keras yang melindungi mobil dari sinar UV, goresan halus, getah pohon, dan kotoran burung.
2. Apa bedanya Poles Mobil (Polishing) dengan Nano Coating?
Poles mobil bertujuan untuk “memperbaiki” cat dengan cara mengikis tipis lapisan pernis yang rusak atau baret halus agar kembali mulus dan mengkilap. Sedangkan Nano Coating adalah tahap “melindungi”. Coating memberi lapisan tameng tambahan di atas cat agar hasil polesan tadi tetap awet, tidak mudah baret lagi, dan tidak cepat kusam.
3. Berapa lama ketahanan (keawetan) hasil Nano Coating?
Daya tahan nano coating bervariasi antara 2 hingga 5 tahun, tergantung dari paket yang dipilih (Lite atau Premium) dan cara perawatannya. Jika Anda mencuci mobil dengan benar dan memarkir di tempat teduh, lapisan coating akan bertahan lebih maksimal.
4. Berapa lama proses pengerjaan Nano Coating?
Waktu pengerjaan umumnya memakan waktu 6 hingga 12 jam, tergantung kondisi awal cat mobil Anda (banyak tidaknya jamur dan baret) serta ukuran mobil. Tahap paling lama adalah paint correction (tahap memoles dan meratakan cat) sebelum cairan coating diaplikasikan.
5. Apakah Nano Coating bisa menghilangkan baret dalam?
Tidak. Cairan coating berfungsi sebagai pelindung, bukan penghilang baret. Baret halus (swirl mark) akan dihilangkan pada tahap Poles sebelum di-coating. Namun, untuk baret yang sangat dalam hingga terasa menyangkut di kuku atau terlihat warna dasar cat putih/hitam, maka panel tersebut perlu dicat ulang (repaint) di bengkel cat.
6. Apakah mobil baru dari dealer perlu di-coating?
Sangat disarankan. Mobil baru adalah saat paling tepat untuk di-coating. Lapisan pernis masih tebal dan warna cat masih sempurna. Meng-coating mobil baru berarti Anda mengunci (lock) kilau pabrik tersebut agar tidak cepat kusam akibat polusi dan sinar matahari di Jakarta.
7. Apa yang dimaksud dengan efek Daun Talas (Hydrophobic)?
Efek daun talas adalah sifat menolak air dari lapisan coating. Saat mobil terkena air hujan atau dicuci, butiran air tidak akan melebar dan menempel di body mobil, melainkan membulat dan langsung jatuh meluncur. Efek ini mencegah air mengering di body yang menjadi penyebab utama jamur kaca dan cat (waterspot).
8. Apakah mobil yang sudah di-coating tidak perlu dicuci lagi?
Mobil tetap perlu dicuci jika kotor. Bedanya, mencuci mobil yang sudah di-coating jauh lebih mudah dan cepat. Kotoran, lumpur, atau aspal tidak bisa meresap ke dalam pori-pori cat asli karena terhalang lapisan coating. Cukup disemprot air tekanan sedang, kotoran akan mudah rontok.
9. Bagaimana cara merawat mobil setelah di Nano Coating?
Perawatannya sangat mudah: gunakan sampo mobil yang memiliki pH Balance (netral). Jangan pernah mencuci mobil menggunakan sabun cuci piring atau deterjen pakaian karena bahan kimia kerasnya dapat mengikis lapisan coating secara bertahap. Hindari juga mencuci mobil di bawah terik matahari langsung.
10. Pantangan apa saja setelah mobil selesai di-coating?
Setelah proses aplikasi coating selesai, hindari mencuci mobil menggunakan sampo/sabun setidaknya selama 7 hari (1 minggu) pertama. Hal ini bertujuan agar cairan kristal nano dapat mengering dan mengeras (proses curing) secara sempurna dan menyatu kuat dengan cat mobil Anda. Jika terkena hujan, cukup bilas dengan air bersih dan lap kering menggunakan microfiber.
